Sepi
Denting jam terdengar nyata,
Suara gemercik air hujan pun sama.
Ruang kedap suara dengan minim pencahayaan,
Menjadi tempat paling nyaman yg aku punya.
Menangis dengan senyum yang terlihat,
Karena tak ada yang bisa mendekap.
Sudah menjadi hal biasa bagiku,
Merasa sepi tak berujung.
Dan berakhir dengan pernyataan pahit,
Bahwa ini memang kenyataan yang harus ditelan,
Tak apa,untuk saat ini seperti ini,
Harapku,esok sepi segera pergi,
Mendatangkan sosok yang bisa mewarnai relung hati.
Komentar
Posting Komentar