Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Tentang Puan

Tinta pena mulai terukir, diri ini kembali larut akan puan. Semesta pun tau, Jikalau puan telah enyah, Dari kehidupanku. Semesta selalu mengujiku, Menempatkan kenangan akan puan,dikesunyian malam. Berbisik secara halus, Namun sangat menusuk. Layaknya bintang di siang hari,tak nampak Dan tak di anggap ada. Sadar diri sudah menjadi rutinitas, Bersyukur pun tak pernah terlupakan, Namun merelakan masih dalam angan² belaka.

Patah hati,sendiri

Apapun yg kau katakan selalu lucu Terutama dimataku Dan perlahan aku pun mulai luluh Terimakasih sudah membuat ku luluh Mencairkan hatiku yang beku Tapi sayang,itu tak berlangsung lama Kau mencintai nya Dan mulai tak menganggap ku ada Aku tak menyalahkan mu seutuhnya Salahku terlalu menaruh harap lebih padamu Berlahan ku sadar diri Sudah sepatutnya aku sendiri Menyatu dengan ruang hampa tak bertepi Menahan semua emosi Dengan kehampaan yg selalu menghampiri Aku akan segera menepi Agar tak ada lagi kata 'patah hati' Akan asumsi yg kubuat sendiri Terimakasih sampai detik ini Kau masih menjadi alasanku untuk sendiri Bukan karna masih berharap lebih Namun patah hati yg kau buat kemarin Masih membekas sampai hariini

Janji

Janji janji yang seolah meyakinkan, Pada kenyataannya, Hanya akan berakhir menyakitkan. Janji hanya sebatas kata penenang, Jika sudah tenang,'ia' akan menghilang.    'kata kata itu palsu,tindakan itu nyata'