Tentang Puan
Tinta pena mulai terukir, diri ini kembali larut akan puan. Semesta pun tau, Jikalau puan telah enyah, Dari kehidupanku. Semesta selalu mengujiku, Menempatkan kenangan akan puan,dikesunyian malam. Berbisik secara halus, Namun sangat menusuk. Layaknya bintang di siang hari,tak nampak Dan tak di anggap ada. Sadar diri sudah menjadi rutinitas, Bersyukur pun tak pernah terlupakan, Namun merelakan masih dalam angan² belaka.