Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Mati dan terbuang.

Hal buruk dan indah selalu bergandengan erat, merekat amat kuat, tak terpisahkan. Cakrawala sangat luas, mungkin hal indah mengelilingi jika bisa berkelana bebas. Namun, mati dan terbuang sudah datang, tanpa aba-aba memenuhi setiap sudut ruang, tak bersisa. Sayap masih tertanggal di pundak, namun sudah tak memiliki makna tetap. Rusak. Mengubur jauh semua angan akan hal indah tentang cakrawala. Dan sekarang, bersapa langsung dengan gelapnya dunia. Halo, ada ujung tidak di sini? engap sekali.

Korek Api.

Langit senja, menenangkan. Dekapnya memberi angin sejuk untuk ruangan yg kutinggali seorang diri, terasa seperti diinginkan dan dimiliki. Ku sulut korek untuk menciptakan terang, namun siapa sangka, api membesar, melahap semua, tak tersisa. Kembali memperbaiki yang bisa diperbaiki. Namun tak ada perubahan, tetap sama. Usang, asap tebal dan debu berserakan. Tak pernah menyangka, bahwa akan seperti ini jadinya. Bisakah ruangan ini kembali bersih?, tanpa harus menjauhkan korek api, atau bahkan mengubah isi ruangan ini. Rasa tenang berubah menjadi rasa gundah yang datang setiap saat, tanpa jeda, tak tentu arah.

Aliran sungai yang sangat indah.

Seperti biasa, langkah kaki ku membawaku berjalan tak tentu arah di tengah-tengah hutan belantara. Setelah banyak langkah yang ku tempuh, suara gemercik air berseru. Kuhampiri tanpa sedikitpun menaruh rasa ragu. Sesampainya di sana, kutemukan sebuah aliran sungai yang sangat indah. Air biru jernih menyapa mata, dan juga udara sejuk nan menenangkan yang langsung menyentuh kulit tanpa diminta. Aku mencari ikan untuk ku jadikan santap siang kala itu. Dan juga memasukan beberapa air kedalam sebuah bilah bambu yang telah ku buat untuk bekal ku beberapa hari kedepan. Namun semakin lama aku bermain di aliran sungai tersebut, rasanya aku tak ingin beranjak dari sana. Karena di sana, semua yang kubutuhkan tersedia. Dalam segi apa pun, baik pangan dan juga ketenangan jiwa. Dan akhirnya, kuputuskan untuk menetap. Setelah banyak hari yang ku lalui dengan ketenangan jiwa dan juga tanpa rasa khawatir akan banyak hal di tepi sungai yang indah ini, ku temukan satu masalah yang menurutku sangat ama...

Berbahagialah!

Dingin malam bersentuhan langsung menyapa kulitku, Suasana sunyi membuat lamunanku jauh mengenangmu. Kamu sepertinya sudah sembuh, Karena kulihat kamu telah memiliki teman sejalan baru. Maaf kamu telah mengenalku, Karena hadirku menambah luka baru bagimu. Namun kamu harus tahu pasti, Bahwa aku masih merindu akan hadirmu disini, Berteman dengan sepi dan rasa hampa yang menghampiri, Berbahagialah! Kamu pantas mendapatkan bahagia yg seutuhnya