Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Dunia

Dunia selalu berlaku tak adil Keadilan itu direnggut paksa Oleh yang berkuasa, Yang memiliki harta,tahta, Dan juga yg memiliki keparasan rupa Dunia selalu berlaku tak adil Pada orang lemah Yang hanya mengandalkan arah udara, Berlalu dengan tiupan, Untuk bisa terbang. Karna tak mampu terbang dengan sendirinya. Dunia selalu berlaku tak adil Karna nyatanya dunia tak kan pernah berlaku adil,kecuali karena takdir.

Sepi

Denting jam terdengar nyata, Suara gemercik air hujan pun sama. Ruang kedap suara dengan minim pencahayaan, Menjadi tempat paling nyaman yg aku punya. Menangis dengan senyum yang terlihat, Karena tak ada yang bisa mendekap. Sudah menjadi hal biasa bagiku, Merasa sepi tak berujung. Dan berakhir dengan pernyataan pahit, Bahwa ini memang kenyataan yang harus ditelan, Tak apa,untuk saat ini seperti ini, Harapku,esok sepi segera pergi, Mendatangkan sosok yang bisa mewarnai relung hati.

Penantian

Jika kamu berpikir aku akan menyerah, Maka kamu salah. Aku,manusia bodoh yang tak mampu menyerah, Bertahan tak tentu arah, Walau sangat lelah. Kamu bilang,tak apa jika aku melupakanmu, Tapi kamu lupa,jika aku tak mampu melepasmu. Jika melepas saja tak mampu, Bagaimana bisa aku melupakanmu? Aku berharap kamu kembali, Agar tak sia sia aku menanti, Dengan hati yang letih, Dan legam dada yang sangat perih, Semoga hati lekas memulih, Dan semoga kamu,lekas kembali. Karena nyatanya, Aku tak mampu berdiri sendiri. Cepat kembali,aku menanti.