Nanti kita cerita tentang hari ini,harap esok lebih baik.
Kicau burung nan indah dipagi hari Pertanda bahwa hari baru dimulai kembali Tak ada yang baik baik saja Hati pun begitu Bumi terus berputar Denting jam terdengar nyata Menyadarkan bagaimana hati bisa terluka Tersudut dengan pikiran yang berkecamuk Ditelan hening pagi Setiap sekat dinding menjadi saksi Bagaimana air mata terjun bebas tanpa henti Tawa lenyap Tak membekas Kembalikan sang tawa Bosan terus menerus bertemu air mata Rumah yang seharusnya menjadi tempat terbaik untuk berlindung,berbanding terbalik. Rumah,dulu sangat amat nyaman Sampai dinding dan gorden menari ria akibat suara tawa yang menggelegar indah, Namun sekarang,dinding dan gorden bahkan meja pun enggan menari bahkan enggan bergerak Akibat tak pernah lagi ada tawa yang berakhir membuat hati sesak Akankah semua kembali seperti dulu? Kuharap masih ada secercah sinar Agar kita masih bisa seperti dulu kala. Y'all,ily! 20 Desember 2019 Penghujung tahun dengan ditemani jutaan legam didada yang me...