Sama
Malam itu
Kala berdebat denganmu
Rasanya ingin sekali menghentikan waktu
Lelah merengkuh kenyataan
Bahwa kamu singgah hanya karna kesepian
Baiklah,setidaknya kamu jujur
Jadi aku bisa mengatur frekuensi cintaku dengan teratur
Tolong berhenti memberi harap
Karna nyatanya hanya menjadi luka yg mengendap
Sunyi malam menjadi saksi bisu
Menangis dalam diam dngn hati yg membeku
Sudahi ini
Hati-ku tak siap untuk lirih kembali
Kukira kau berbeda
Tapi nyatanya sama.
Komentar
Posting Komentar